ibu

Terima Kasih Ibu

Sembilan bulan lamanya
Aku bersemayam dalam perutmu
Merasakan apa yang engkau rasakan
Menyaksikan besarnya pengorbanan

Dengan susah payah engkau melahirkanku
Menahan rasa sakit yang teramat sangat
Aku mengeluarkan tangisanku sekeras-kerasnya
Dan aku melihat ada kebahagaan dalam tagismu

Hampir setiap malam aku membangunkanmu
Hanya untuk sekedar ingin mendapat pelukan
Dengan senyuman engkau memberi yang aku butuhkan
Aku melihat keletihan dalam senyumanmu

Engkaulah yang membuatku tertawa
Ketika aku menangis tersedu-sedu
Engkaulah yang membimbingku
Di saat aku tersesat tak tahu arah

Aku pernah berbuat salah padamu
Aku pernah tidak mematuhi perintahmu
Dengan tersenyum engkau memarahiku
Menasehatiku untuk tidak mengulangi lagi

Duapuluh empat tahun sudah
Aku menikmati kasih sayangmu
Kasih sayang yang tak terhitung
Cinta kasih seorang Ibu

Terima kasih Ibu atas limpahan kasing sayangmu
Aku hanya bisa membalas dengan patuh-bakti padamu
Dan maafkan perbuatan salahku padamu
Aku tidak akan mengulangi kesalahan itu

Aku berdoa semoga engkau selalu diberi kesehatan
Sehingga aku dapat menikmati kasih sayangmu lagi
Melihat senyum-tawa indahmu
Dan merasakan peluk hangatmu

“Alloohummaghfirlii dzunubi waliwaalidayya
war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s